THOUSANDS OF FREE BLOGGER TEMPLATES

Rabu, 24 Oktober 2012

Information


Untuk yang mau jual atau beli barang-barang elektronik seperti handphone, tv, laptop, kulkas, radio, dan lain sebagainya, dan juga buat yang mau jual atau beli kendaraan seperti sepeda, motor, dan mobil, silahkan hubungi saya di nomor 085722706660, pin 276558D8 ( ELKO ), atau email kolayjupan@rocketmail.com.

Syarat Calon Pembeli :
- Spesifikasi barang yang diinginkan jelas dan memberikan spesifikasi barang pengganti ( contoh spesifikasi adalah tahun produksi, tipe, bentuk, warna, merk, dan lain sebagainya )
- Harga kisaran yang diinginkan masuk akal. Saya akan memberitahu harga pasaran untuk barang yang diinginkan
- Barang yang akan dibeli adalah barang yang legal diperjual-belikan menurut hukum Indonesia

Saya akan mencarikan barang yang anda inginkan. Setelah saya mendapatkan calon barang yang akan anda beli, saya akan konsultasikan ke anda ( untuk daerah bandung atau jakarta bisa bertemu langsung, untuk di luar jakarta dan bandung, bisa menggunakan jasa video call dari skype ataupun YM ). Akan saya atur pertemuan langsung jika dimungkinkan. Jika sudah deal, barang langsung di antar ke rumah anda. Saya usahakan waktu yang dibutuhkan kurang dari seminggu.

Syarat Calon Penjual :
- Spesifikasi barang yang dijual jelas
- Harga yang diberikan masih dalam bentuk harga nego, dan silahkan berikan harga minimal (paling rendah) yang anda inginkan
- Barang yang akan dijual adalah barang yang legal diperjual-belikan menurut hukum Indonesia

Saya akan membantu menjual barang anda. Setelah saya mendapatkan calon pembeli, saya akan konsultasikan ke anda ( untuk daerah bandung atau jakarta bisa bertemu langsung, untuk di luar jakarta dan bandung, bisa menggunakan jasa video call dari skype ataupun YM ). Akan saya atur pertemuan langsung jika dimungkinkan. Jika sudah deal, silahkan kirim barang langsung ke alamat pembeli. Saya usahakan waktu yang dibutuhkan kurang dari seminggu.

Untuk info lebih lanjut silahkan hubungi 085722706660 / 276558D8 ( ELKO )

Selasa, 22 Mei 2012

It's My Life - So Pathetic

Hari ini. Entah untuk keberapa kali, gw memberikan kenangan buruk dalam hidup gw. Entah kenapa tingkah laku gw ga ada perubahan atau bahkan ga akan bisa diubah. Blog gw, blog yang tadinya akan gw jadikan sebagai diary online gw, malah bikin temen gw kesel sama gw, dan termasuk juga orang yang gw suka. Mungkin mereka ga bilang bahwa mereka secara tidak langsung merasa dirugikan atas tulisan di blog gw itu. Tapi gw tau, itu cuma reaksi umum manusia yang merasa tidak enak kepada orang yang dikenalnya. Lagipula, walaupun kejadian itu merupakan dampak negatif dari suatu ketidaksengajaan ( perlu diketahui, masalah ini mucul karena blog gw itu ditemukan secara tidak sengaja oleh temennya temen gw itu ), tetap saja sudah sepantasnya gw berpikir ulang mengenai apa yang gw tulis di situ. Fine, memang secara egois bisa dikatakan bahwa itu adalah blog pribadi gw, di mana gw bebas menyampaikan dan menuliskan seluruh isi pikiran dan perasaan gw, tapi, pada akhirnya jika hal tersebut merugikan orang lain, tidak mungkin lagi kita bisa memaksakan kehendak kita untuk melanjutkan kesalahan tersebut. Dan hal itu lah yang terjadi pada gw, yang baru gw ketahui hari ini, setelah gw ketemu temen gw itu.


Dan kesalahan gw selanjutnya, karena ketidak tahuan gw, gw malah bertanya kepada orang yang gw suka apakah dia pernah searching dengan keywords bla bla bla? Yang sudah sepatutnya gw tau bahwa hal tersebut beresiko menimbulkan keingin tahuan dari orang yang gw tanyakan. Resiko tersebut terjadi. Dia liat blog gw yang sebetulnya tidak seharusnya dilihat oleh para pihak yang tertulis di situ. Bodoh? Ya gw bodoh. Goblok? Mungkin lebih tepatnya otak gw udah ga bisa memproses mana yang seharusnya gw lakukan dan apa yang seharusnya hanya gw pikirkan. Bahkan stigma yang ada di dalam diri gw makin memperburuk keadaan dengan menuliskan seluruh pemikiran gw dengan nama-nama para pihak yang secara jelas tertera di tulisan gw itu. Apa bisa diubah? Ya. Seharusnya. Dengan niat dan tindakan yang tepat. Tapi entah kenapa sampai saat ini, menulis adalah satu-satunya cara untuk mengungkapkan seluruh isi di dalam otak dan hati gw.

Selama ini, secara jujur, gw akan mengatakan bahwa keceriaan gw di depan umum adalah sebuah rekayasa dan akting dari gw. Gw ga pernah merasa benar-benar senang. Yang jelas setiap hari perasaan gw selalu menyedihkan. Membuat gw semakin dan semakin merasa hidup gw tidak ada gunanya. Keceriaan gw itulah yang menjadi tameng dari keaslian diri gw. Gw ga pernah mau orang tau apa yang sedang gw rasakan ( kecuali keceriaan dan kegembiraan ). Di lain pihak, hal tersebut pun gw jadikan sebagai sarana untuk membahagiakan orang lain. Kalaupun ada yang merasa tersakiti dengan tindakan atau perkataan gw, percayalah, gw ga ada maksud untuk itu. Gw merasa bahagia jika gw bisa membuat orang lain bahagia. Tersenyum saat orang-orang di sisi gw tersenyum. Kalopun gw membuat orang lain merasa sedih, itu bukan maksud gw. Pasti ada alasan tepat yang tidak bisa gw katakan kenapa gw melakukan hal tersebut.

Hidup gw memang menyedihkan. Sudah dari dulu hidup gw menjadi suatu bumerang yang pada akhirnya menyerang kebebasan diri gw sendiri. Keinginan-keinginan dan kebiasaan-kebiasaan gw menjadi suatu momok buruk yang menyenangkan, sekaligus menyakitkan. Tidak ada satupun alasan yang bisa membuat gw menghargai hidup. Yang gw tau, hidup gw harus berguna, bermanfaat, dan bisa menyenangkan orang lain. Dan di saat gw merasa keberadaan gw sudah tidak dibutuhkan, atau malah merugikan, gw akan pergi. Menyedihkan? Ya. Tapi itulah prinsip gw. 

Inilah hidup gw. Sangat menyedihkan. Dengan tindakan-tindakan mengerikan dan aneh yang gw lakukan sebagai respon dari kesalahan-kesalahan yang gw perbuat, menjadi linglung dan kebingungan di saat tidak memiliki cukup niat untuk memperbaiki kesalahan itu, yang pada akhirnya membuat gw kembali pada kebiasaan melukai dan menyakiti diri gw untuk menghilangkan rasa sedih dan seluruh perasaan tidak menyenangkan yang menyerang hati dan otak gw. Melihat darah sendiri, melukai diri sendiri, yang menurut sebagian orang merupakan hal terbodoh dan teraneh, adalah hal yang cukup menyenangkan untuk dilakukan untuk gw secara pribadi. Setiap goresan yang ada di tangan gw menunjukkan jumlah kesalahan gw, sedangkan lebar luka tersebut merupakan perwakilan dari seberapa besar kesalahan yang sudah gw perbuat. Freak? Ya. Inilah gw. Orang freak yang seharusnya tidak dilahirkan di dunia, atau lebih tepatnya sudah seharusnya dimusnahkan dari dunia ini.

Secara pribadi, gw ingin meminta maaf kepada seluruh orang yang pernah merasa kesal, marah, dan tersakiti oleh setiap tindakan gw, baik berupa perkataan, perbuatan, maupun tulisan. Gw berharap suatu saat, jika waktu gw udah datang, gw bisa pergi dengan tenang dan dengan tidak menyisakan utang maaf dan jasa kepada orang-orang yang mengenal gw, ataupun yang tidak mengenal gw. Gw berharap beban gw tidak bertambah agar kepergian gw pun tidak dipersulit. Sekali lagi gw minta maaf yang sebesar-besarnya. Terima kasih.

Minggu, 20 Mei 2012

Mother of Christ - 2112618

Posting lagi. Entah udah berapa lama gw ga posting di blog gw yang ini. Blog pribadi gw. Dan akhirnya, gw posting sekarang. Postingan kali ini, gw mau bercerita tentang salah satu kegilaan gw ( dan mungkin cukup freak untuk orang seperti gw ), yaitu suka sama dosen. Dosen gw itu baru berumur sekitar 25 tahun saat ini, yang berarti beda sekitar 4 tahun dari gw ( lebih tua dia ). Inisialnya M U. Entah ada nama tambahan atau ga. Awalnya gw tau itu kalo ga salah pas semester 2. Namanya juga gw. Kalo ada cewe cantik di kampus pasti informan gw cepet ngabarinnya. Haha. Tapi kali ini berbeda. Bukan sekedar mahasiswa. Tapi seorang dosen. Dosen coy. Untuk mata kuliah Hukum Pidana dan BIKH. Mengerikan ga tuh. Haha

Pas gw tau, gw terlalu interest. Biasa aja. Trus pas liat di koridor, bagaimana penampilannya, finally, love at the first sight. Wkwk. Memang. Gw bisa jamin sebagian temen gw juga suka sama dia. Termasuk temen gw yang bernama Pandegha. Saingan gw itu. Tapi fokus dan tetap bersih saingannya. Haha. Sangat lama gw berharap bisa kenalan sama dia. Yaa, setidaknya hanya sekedar formalitas kenal aja udah cukup kok. Tau nama, salaman, enough. 1 semester lebih gw lewati hanya dengan memandangi dan berharap. Tiap doi lewat, pasti mata gw selalu tertuju padanya ( lebay ). Haha. Nyari info sana-sini. Bahkan saking banyaknya info yang gw dapet, malah bikin gw pusing sendiri. Ada yang bilang ini, itu, beda-beda setiap orang. Sampe akhiirnya sekitar 2 minggu yang lalu, gw bisa ngomong sama doi, walaupun dengan beralasan nanya tugas.

Beberapa hari berlalu. Tiba-tiba gw diajak temen gw yang namanya Risma buat ikutan lomba. Lomba karya tulis. Dan katanya pembimbingnya Bu M U. Maka ikutlah gw. Hari minggu kemaren, gw sama Risma dateng ke ruang seminar. Ketemu Bu M U, soalnya dia lagi jadi ketua lokasi buat USM Unpar. Pas dateng dan bilang gw ikut lomba. Pada ga percaya. Ketawa haha hihi. Yaa, setidaknya not bad lah buat komunikasi pertama. Setelah itu, setiap hari gw ke ruangan dia sampe terakhir hari rabu kemarin. Cuma 4 hari berturut-turut gw ketemu dia. Tapi, bikin gw makiiiin... Hmm -_-. 

Kenapa pada akhirnya gw curcol di sini? Karna itu lah mimpi gw. This is one of some big dream of me, Karel. A big dream that will never come true. Terlalu sulit untuk diusahakan. Maka, gw harus melupakan hal itu. Menyedihkan. Apalagi dengan keadaan gw yang seperti ini. Jangankan dapetin cewe yang 4 tahun lebih tua dari gw, udah dapet gelar S2, jauh lebih pinter dari gw, cantik, bisa dapetin siapapun yang dia mau, ditambah status sebagai dosen dan gw hanya mahasiswa. So, that's my fuckin hopeless thing. But my feeling is never gone. Kalo kata Almarhumah Whitney Housten, I will always love you. Hahaha

Oh iya, dan kenapa judul postingan gw ini Mother of Christ - 2112618? Mother of Christ atau Ibu Kristus itu kan M.... 2112618, kalo dipisah jadi 21 12 6 1 8. Yang kalo pake sandi angka jadinya U . . . . Jadi kalo digabung, M.... U.... Hahahaha

Sabtu, 06 Februari 2010

Kenyataan = Mimpi

Yaph. Itulah yang gw rasain sekarang. Apa yang sebetulnya menjadi kenyataan dalam hidup gw, berasanya cuma kayak mimpi. Gimana ga. Semua orang tau mimpi itu cuma bisa dirasain pada saat kita tidur. Dan setelah, kita bangun, ga ada yang terjadi di dunia nyata. Itulah yang gw rasain sekarang. Deket lagi sama Amur ya cuma sekedar mimpi di siang bolong aja. Gw deket bulan desember kemaren. Dan ga nyampe 2 bulan, gw udah harus pisah lagi sama dia. Semua berlalu seakan-akan gw lagi dalam mimpi yang gw buat-buat sendiri. Berawal dari sesuatu yang sebetulnya ga mungkin terjadi. Dan diakhiri juga dengan hal yang sangat bikin sakit hati.

Gw udah ngasih tau alesan kenapa gw bisa deket lagi sama Amur. Dan beberapa orang pasti mempertanyakan kebenaran cerita gw itu. Kalo boleh jujur, gw juga masih ga yakin kalo hal itu bisa terjadi. Tapi itu benar. Dan itu salah satu hal yang membuat gw berpikir, kenyataan dalam hidup gw adalah mimpi. Setelah itu semua berjalan dengan cukup baik. Walaupun masih sering ribut, gw ngerasa udah ada perubahan dalam diri gw yang jadi bisa nenangin diri waktu marah, ya, walaupun ga setiapa saat. Tapi entah kenapa gw jadi berpikir bahwa dia yang bikin-bikin masalah. Dan kalo itu bener, berarti dia emang udah punya tambatan hati yang lain, atau mungkin juga udah deket lagi sama Danar. Yang jelas, gw ngerasa ini semua cuma permainan dia aja.

Tapi kalo boleh gw berharap, gw pengen semua yang jadi mimpi gw itu pada akhirnya bener2 terjadi. Ga cuma seperti khayalan di saat gw ngelamun aja. Dan buat Amur, alasan kedekatan kita kemaren, masih menjadi pertanyaan dengan sebuah tanda tanya besar.

Selasa, 19 Januari 2010

Paris - Perancis ( Sebuah Kota Cinta )

Ada pepatah dari Perancis yang berbunyi "L’amour n’est pas parce que mais melgre", yang artinya adalah, "Cinta itu bukan karena, tetapi walaupun". Ada yang bisa mengartikan pepatah tersebut? Yang bisa, berarti kalian memang memiliki cinta sejati. Yang tidak, maaf ya, ga ada maksud buat meragukan cinta kalian. Hehehe. Kurang lebih inti dari pepatah itu tuh gini, cinta yang kalian rasakan, adalah cinta sejati bukan KARENA kecantikan / ketampanan, kepintaran / kecerdasan, kekayaan, ataupun semua yang dianggap oleh orang-orang adalah sebuah kelebihan. Tapi cinta itu akan menjadi cinta sejati, jika kalian sudah bisa mencintai seseorang dengan tulus, WALAUPUN orang yang kita cintai itu memiliki banyak kekurangan. Dan itulah cinta sejati yang paling sejati ( kayak lagunya dewa aja. Hahaha )

Pepatah itulah salah satunya yang membuat gw tergila-gila sama Perancis dan pengen banget ke sana. Tapi masih ada banyak hal yang bikin gw suka sama Perancis, salah satunya adalah Zinedine Zidane ( Baca : Zainudin Zidane ). Salah satu pemain sepak bola dunia ini membela tim negara Perancis. Ya, walaupun negara asalnya adalah Al-Jazair, tetep aja dia lebih banyak memberikan kontribusi buat negara barunya.

Selain itu, pada saat nonton Eiffel I'm In Love, gw sangat teramat sangat ingin mengajak calon / istri gw ke sana. Ya, walaupun mungkin dulu itu cuma sebagai mimpi seorang anak kecil, tapi sekarang gw pikir, kalo emang ada kesempatan buat ngelakuin hal itu, kenapa ga. Hehehe. Lagipula sekarang gw udah menemukan satu-satunya orang yang bakal gw ajak ke Perancis. Dan dia juga adalah alasan utama kenapa gw pengen banget ke sana.

Siapa lagi kalo bukan Amur. Cewe yang selama ini selalu gw puja-puja ( lebay. hahaha ). Cewe yang akan selalu gw sayang. Cinta sejati gw. Dan cewe yang udah gw Tag jadi istri gw, jadi kalo ada yang mau ngembat dia, langkahin dulu mayatnya Sulo ( LHOO ?!? ). Dia juga sangat pengen ke sana. Jadi koki, dan jalan-jalan ke Disneyland. Dia pasti seneng kalo impian dia bakal terwujud. Tapi akan jauh lebih seneng gw kalo misalnya gw bisa ngewujudin impian dia itu.

Dia keterima PMDK UI. ( ckckck, jangankan PMDK, SIMAK aja gw belom tentu lolos ). Dan jurusan yang dia ambil adalah Sastra Perancis. Sangat sesuai dengan apa yang dia inginkan. Dan gw udah janji sama dia, kalo dia lulus S1 Sastra Perancis, gw bakal ngajak dia ke tempat yang selama ini bahasanya dia pelajari. Dan gw janji.

Sabtu, 16 Januari 2010

Hal Bodoh Dalam Hal Bodoh

Haduh-haduh. Hari ini gw sangat bete. Mungkin aja ini posting terakhir gw. Karna besok, mungkin gw udah ga ada di sini. Tau kenapa? Pikir aja sendiri. Hehehe. Oke, gw pengen cerita tentang hal bodoh yang terjadi pada saat gw ingin melakukan hal bodoh juga. Bingung? Nih gw jelasin.

Jadi, tadi itu, sekitar jam 6.15 sore, gw udah nyampe sebuah mall yang ada di Jakarta bareng sama keluarga gw. Dan niat gw, niat bodoh, dan termasuk niat yang nekat adalah gw pengen ngebom Mall itu. Awalnya gw ngerasa kalo gw diizinin sama Allah. Soalnya sama sekali ga ada yang di cek dari gw. Jadi gw bisa bebas masuk dengan membawa 2 paket bahan peledak siap digunakan. Dan gw dengan masih agak ragu berjalan-jalan. Gw ke kamar mandi dan waktunya gw atur. Gw atur 1 jam. Dan setelah itu ga gw liat-liat lagi.

Dari kamar mandi, gw makan malem sama keluarga gw. Gw pikir dan gw harap, itu adalah yang terakhir kalinya. Gw udah bisa agak rilex. Dan gw masuk ke Ice Rink sama ade gw. Tas gw taro di loker, dan ga gw cek. gw maen ice skate aja sama ade gw.

Di menit-menit terakhir, gw berusaha baik-baikin ade gw. Gw ajarin dia cara berantem, jadi kalo udah ga ada gw, dia bisa jaga diri sendiri. Hehehe. Nah, yang gw pikir aneh adalah, di saat harusnya bom yang gw bawa itu udah meledak, ini sama sekali ga ada apa-apa. Walaupun penasaran, gw harus nunggu sampe ade gw kelar biar ga mencurigakan.

Abis maen ice skate, gw langsung buka sepatu, abis itu ke loker ngambil sepatu sama tas gw. Ga langsung gw cek, karna takut ketauan. Abis itu gw ke kamar mandi, dan di situ gw menemukan hal bodoh yang terjadi di saat gw akan melakukan hal bodoh. Tau kenapa bom gw ga meledak? Ternyata gw lupa ngisi batre jamnya. ( Sebagai info, gw menggunakan jang tangan sebagai saklar otomatis dengan pengaturan waktu sesuai keinginan ).

Akhirnya gw sadar, emang bukan saatnya gw mati. Atau mungkin ga seharusnya gw mati dengan ngajak orang lain juga. Hmm hmm.

Rabu, 13 Januari 2010

Newest Experience

Huaah. Akhirnya kenyataan sudah ada di depan mata saudara-saudara sekalian. Kenyataan pertama adalah, akan sangat susah kalo gw pengen balikin keadaan hubungan gw dengan bokapnya Amur kayak dulu lagi. Kenyataan yang kedua adalah, orang selama ini disebut-sebut sebagai "AA", ga lain dan ga bukan, seperti yang sudah diperkirakan sebelumnya, Danar adalah orangnya. Kenyataan ketiga adalah, semua yang udah terulang, ga akan pernah bisa keulang lagi. Dan kenyataan yang paling menyakitkan adalah, kemaren pas di rumah sakit, gw ngeliat dengan mata kepala gw sendiri, palanya Amur dielus-elus sama Danar. NGETO#!!! Anjin$!!! Mungkin bakalan terjadi keributan besar yang membuat Danar masuk rumah sakit bagian kamar mayat ( andai gw ga bisa nahan emosi gw ).

Tapi seperti yang udah gw janjikan, gw emang ga bakalan ribut sama si "SAMPAH" Ciledug Indah itu. Tapi gw bakalan lebih pintar dari cuma sekedar mengandalkan otot. Okelah, mungkin dengan apa yang gw punya, gw bisa aja ribut sama dia. Tapi gw bakalan ngalahin dia tanpa jejak. Hahaha.

Balik ke judul. Kenapa judulnya newest experience? Karna gw sekarang mempunyai hobby baru, yaitu merakit bom. Ya, setidaknya untuk membunuh tikus-tikus di plafon gw cukup lah ( paling roboh ). Hahaha. Sebetulnya ide gila gw ini udah muncul dari kapan tau. Tapi baru kesampean sekarang. Awalnya gw cuma iseng-iseng desain struktur bom aja. Tapi gw rasa, ga cukup dengan gambar aja. Jadi, gw pengen membuat yang sesungguhnya.

Bom rakitan hasil karya gw belom berbahan peledak. Baru rancangan kulitnya aja. Kalo bahan peledaknya, baru akan dibuat nanti ( soalnya agak males juga ke toko bahan kimia ). Alat-alat yang gw pake, batre, kabel, led, sumbu korek, jam jarum, sama kaleng biskuit bekas. Kalo urusan bahan peledaknya, yang harus gw siapin adalah sulfur alias belerang, charcoal, sama natrium perklorat. Bahan peledak itu gw cari yang paling murah. Hahaha.

Setelah bom gw jadi, gw bakal mencobanya ( pastinya ). Tapi belom pasti rumah siapa yang akan diledakan, tapi beberapa nama sudah terdaftar menjadi sukarelawan yang rumahnya akan dihancurkan. Ya, itung-itung mendanai riset kecil-kecilan lah. Betul?!? Hahaha

Jumat, 08 Januari 2010

Sulitnya Meminta Maaf dan Mengembalikan Kepercayaan

Hmmf. Sepertinya memang hal tersulit dalam hidup adalah meminta maaf dan mengembalikan kepercayaan yang udah terhapuskan. Bahkan kalo boleh dibilang, harapan itu udah ga ada. Masalah yang gw hadapi kali ini urusannya udah bukan sama orang biasa boy. Sangat teramat sulit buat minta maaf sama beliau. Urusan gw kali ini adalah orang yang paling berpengaruh dan sangat menentukan kelanjutan hubungan gw sama mantan tercinta gw. Siapa lagi kalo bukan sang ayah / babeh / papah / bokap si Amur.

Ok, gw tau ini semua kesalahan gw. Gw yang menyebabkan semua yang terjadi sama diri gw sendiri. Gw yang menyebabkan Amur ngejauhin gw waktu itu. Dan gw juga yang bikin bokapnya si Amur jadi ga percaya lagi sama gw ( dan gw rasa juga sangat marah ). *Buat yang belom tau permasalahannya, ada kok di postingan lama. Huuaa, gw jadi merasa sangat bersalah, dan sangat ingin merubah semuanya. ok lah, permasalahan gw sama Amur, penghuni kelas gw, dan guru gw udah selesai dan gw juga udah minta maaf sama mereka semua. Nah, tinggal keluarganya Amur doang nih yang belom. Bukannya gw ga berani buat minta maaf. Tapi mungkin lebih tepatnya gw belom siap buat nerima resikonya. Gw belom siap kalo ternyata keluarga dia ga mau ngasih kesempatan kedua buat gw karna kesalahan gw udah terlalu besar. Haduuh.

Saat ini gw bingung apa yang harus gw lakuin. Gimana caranya supaya keluarga dia mau nerima gw lagi. Si Amur udah maksa-maksa gw buat ngerubah ini semua, ngerubah keadaan supaya balik lagi seperti sebelum ada masalah. Tapi gw ga tau kapan waktu yang tepat dan gimana carannya.

Si Amur sekarang sakit. Dia kena DBD dan dirawat di rumah sakit. Gw ga bisa jenguk dia gara-gara bokapnya yang jagain dia. Padahal gw pengen banget ada di samping dia. Nemenin dia, ngejagain dia, ngerawat dia, dan ada di saat dia membutuhkan. Tapi semua itu ga bisa gw lakuin. Ga bisa karna gw masih belom menyelesaikan masalah gw sama keluarga dia. So, gw harus pasrah aja. Huuaaaa.

Jumat, 25 Desember 2009

It's Final

Fiuh. Akhirnya gw mendapatkan kepastian yang masih belum pasti dari seseorang yang masih belum mampu memberikan kepastian tentang kepastian apa yang bakal gw dapat dari kepastian yang gw tunggu. Bingung? ya, setidaknya ga beda jauh sama gw. Gw juga masih belom nngerti apa yang gw tulis di sini. Tapi gw tau alasan kenapa gw nulis postingan gw kali ini. Gw bener-bener sangat bingung sekarang. Apa yang harus gw lakukan. Gw semakin bingung dengan kepastian yang gw dapat, walaupun kepastian itu masih belom pasti.

Sepertinya gw harus bener-bener memikirkan langkah apa yang harus gw ambil, dan hal apa yang harus gw lakuin. Salah satu langkah aja udah bikin gw mundur 10 langkah dari progres yang udah gw dapet saat ini. Gw ga mau hasil yang udah gw dapet ( atau lebih tepatnya anugerah tuhan ) ini sia-sia dan lewat gitu aja depan mata. Gw harus memanfaatkan kesempatan ( yang mungkin ) cuma dateng sekali seumur hidup kayak gini. Gw sangat berharap progres ini bakal terus berlanjut, sampe apa yang menjadi mimpi gw tercapai. Tapi itulah permasalahannya.

Di satu sisi, gw sangat teramat sangat lagi teramat lagi sangat lagi senang kalo apa yang gw impikan itu terkabul. Tapi di satu sisi, gw takut gw masih memiliki kemungkinan untuk menghancurkan mimpi gw sendiri. Dan gw juga takut, dengan mendapatkan mimpi gw, gw malah menghancurkan mimpi orang lain. Gw masih sangat bimbang untuk menentukan pilihan mana yang terbaik buat gw, dia, dan mereka. Dan di saat seperti ini gw benar-benar membutuhkan sebotol whisky atau champagne, ya setidaknya bisa menghangatkan tubuh dan membuat gw bisa lebih tenang. Hahaha.

Selasa, 22 Desember 2009

BIMBANG ( part 3 )

Akhirnya sekarang gw sadar. Kenyataan yang gw alamin waktu itu cuma sebuah mimpi. Emang sih gw deket lagi sama dia, bisa ngobrol lagi, ngomong pake aku-kamu, dan lain-lain. Tapi kenyataannya dia udah ga mungkin lagi balikan sama gw. Gw udah ngasih pengalaman buruk buat dia. Sangat tidak mungkin dia bakalan mengesampingkan hal tersebut dan mau balikan lagi sama gw. Udah gitu orang tuanya juga sangat tidak setuju dengan gw. Ditambah temen-temennya dia. Dan udah ga ada lagi yang mendukung gw buat balikan sama dia. Hahaha.

Okelah, kalopun gw deket sama dia, dia juga mungkin ga akan kepikiran kalo gw bakal minta balikan apalagi beneran balikan sama gw. Tapi gw, pasti tiap hari, tiap saat, bakal mikirin gimana caranya bisa balikan sama dia. Huuah. Jadi, kalo gw harus memutuskan, gw akan jauh lebih memilih tetap menjadi pecinta dia, pengagum dia, tapi ya tetep kayak sekarang. Cuma sebatas pengagum yang hanya bisa mengagumi dan bermimpi tanpa diberi kemungkinan yang sebetulnya ga ada. Fiuuh.